3.13 Computer Analysis
1. Pendahuluan [kembali]
Secara umum transistor terbagi menjadi dua macam yaitu transistor bipolar dan unipolar. Bipolar adalah transistor yang membawa muatan listrik berupa hole dan e-. Transistor bipolar ada dua tipe yaitu NPN dan PNP. Transistor unipolar merupakan transistor yang membawa muatan listrik berupa hole atau e- . Transistor unipolar ada dua tipe yaitu channel n dan Channel p.
Karakteristik transistor dipelajari melalui analisis hubungan antara tegangan dan arus pada terminalnya. Parameter penting seperti gain arus, gain tegangan, dan transkonduktansi menentukan kinerja transistor dalam suatu rangkaian.
Transistor PNP dan NPN adalah dua jenis transistor bipolar yang sangat umum digunakan dalam elektronika. Perbedaan utama antara keduanya adalah arah arus dan tipe pembawa muatan mayoritas yang digunakan dalam operasinya. Meskipun beroperasi secara berlawanan, keduanya memiliki aplikasi yang serupa dalam penguatan sinyal dan pengalihan daya dalam rangkaian elektronika.
Pada analisis kali ini kita menggunakan transistor bertipe NPN. NPN sendiri merupakan transistor tipe bipolar yang membawa muatan listrik berupa hole dan e- .
2. Tujuan [kembali]
a. Mengetahui apa itu OrCAD pada PSpice
b. Mengetahui Komponen OrCAD pada PSpice
c. Mengetahui langkah penggunaa OrCAD pada PSpice
d. Mengetahui analisis pada PSpice
3. Alat dan Bahan [kembali]
Alat:
a. Voltmeter
![]() |
Voltmeter |
![]() |
Voltmeter pada Proteus |
DC Voltmeter adalah alat ukur yang berfungsi untuk mengetahui beda potensial tegangan DC antara dua titik pada suatu beban listriuk atau rangkaian elektronika. Cara penggunaannya disambung paralel dengan komponen yang akan diuji tegangannya.
b. Amperemeter
![]() |
Amperemeter analog |
Baterai (Battery) adalah sebuah sumber energi yang dapat merubah energi kimia yang disimpannya menjadi energi listrik yang dapat digunakan seperti perangkat elektronik.
![]() |
Tampilan baterai pada aplikasi Proteus |
![]() |
Tampilan baterai asli |
b. Dioda
Dioda adalah komponen aktif yang mempunyai fungsi untuk menghantarkan arus listrik ke satu arah. Dioda juga bisa menghambat arus listrik dari arah sebaliknya. Dioda mempunyai dua terminal yaitu katoda dan anoda.
![]() |
Resistor adalah komponen yang berufungsi untuk menghambat dan mengatur arus listrik di dalam sebuah rangkaian elektronika, satuannya adalah ohm.
d. Transistor
Merupakan sebuah alat semikonduktor yang dapat dipakai sebagai penguat, sebagai sirkuit pemutus dan penyambung arus (switching), stabilisasi tegangan, dan modulasi sinyal.
f. Ground
Ground pada rangkaian elektronika adalah titik referensi umum atau tagangan potensial, sama dengan tegangan nol. Ground memastikan bahwa setiap komponen dalam rangkaian mendapatkan sinyal listrik yang sama sehingga menghindari terjadinya kesalahan dalam pengukuran dan pemrosesan data.
![]() |
Tampilan Ground pada aplikasi Proteus |
4. Dasar Teori [kembali]
Cadence OrCAD merupakan prosedur untuk memperoleh karakteristik transistor menggunakan Windows PSpice yang harus diperiksa. Transistor terdapat di pustaka EVAL dan dimulai dengan huruf Q. Pustaka tersebut mencakup dua transistor npn, dua transistor pnp, dan dua konfigurasi Darlington.
Fakta bahwa ada serangkaian kurva yang ditentukan oleh level IB akan mengharuskan sapuan nilai IB (sapuan bersarang) terjadi dalam sapuan tegangan kolektor-ke-emitor. Namun, ini tidak diperlukan untuk diode karena hanya akan menghasilkan satu kurva.
Tegangan Vcc akan membentuk sapuan utama, sedangkan Vbb akan menentukan sapuan bersarang. Untuk referensi di masa mendatang, perhatikan panel di kanan atas bilah menu dengan kontrol gulir saat membangun jaringan. Opsi ini memungkinkan kita untuk mengambil elemen yang telah digunakan sebelumnya. Misalnya, jika Anda menempatkan rsistor beberapa elemen yang lalu, cukup kembali ke bilah gulir dan gulir hingga resistor R muncul. Klik lokasi sekali dan resistor akan muncul di layar.
Setelah jaringan ditetapkan seperti gambar 3.34, pilih kunci Profil Simulasi Baru dan masukan OrCAD3-1 sebagai nama. Kemudian pilih Buat untuk mendapatkan kotak dialog Pengaturan Simulasi. Jenis Analisis akan di DC Sweep, dengan Variable Sweep menjadi Sumber Tegangan. Masukan Vcc sebagai nama sumber tegangan sapuan dan pilih Linear untuk sapuan. Nilai Mulai adalah 0 V, nilai Akhir adalah 10 V, dan kenaikan sebesar 0,01 V.
Penting untuk tidak memilih x di sudut kanan atas kotak untuk meninggalkan kontrol pengaturan. Pertama-tama kita harus memasukkan variabel sapuan bersarang dengan memilih sapuan sekunder dan memasukan Vbb sebagai sumber tegangan yang akan di sapu. Sekali lagi, ini akan menajadi sapuan Linear. Nilai Vbe sebesar 0,7 V.
5. Percobaan [kembali]
a. Prosedur Percobaan [kembali]
- Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan untuk membuat rangkaian yang dapat dicari pada menu component mode di aplikasi proteus
- Letakkan posisi alat dan bahan serta dihubungkan sesuai dengan rangkaian yang ada pada e-book
- Ubah nilai komponen sesuai dengan rangkaian yang ada pada e-book
- Atur animasi simulasi sesuai kebutuhan pada menu system
- Simulasikan rangkaian dan amati apa yang terjad
b. Prinsip Kerja [kembali]
Ketika tegangan VBB lebih besar dari 0,7 V, maka tegangan pada VBE akan bernilai 0,7 V sehingga transistor akan aktif dan arus dari kolektor akan mengalir menuju emitor. Arus pada kolektor nilainya berbanding lurus dengan nilai dari variabel beta dan besarnya arus basis yang mengalir.
c. Gambar Rangkaian [kembali]
6. Download File [kembali]
Download video simulasi rangkaian 3.34 [download]
Download Rangkaian 3.34 [download]
Datasheet Resistor [download]
Datasheet Diode [download]
Datasheet Battery [download]
Datasheet Amperemeter [download]
Datasheet Voltmeter [download]
Komentar
Posting Komentar