Band Stop Filter (BSF)
1. Pendahuluan [kembali]
Band Stop Filter (BSF) adalah salah satu jenis filter yang digunakan dalam pemrosesan sinyal untuk menekan atau menolak sinyal dalam rentang frekuensi tertentu, sementara memungkinkan sinyal di luar rentang tersebut untuk melewati filter tanpa terpengaruh. Filter ini juga dikenal dengan nama lain, seperti notch filter atau rejector filter, karena kemampuannya untuk "membuang" atau "menolak" sinyal pada frekuensi tertentu.
Prinsip dasar dari Band Stop Filter adalah memblokir atau menekan sinyal pada rentang frekuensi tertentu, sementara memungkinkan sinyal di luar rentang tersebut untuk melewati filter tanpa terpengaruh. Filter ini biasanya dirancang untuk memberikan respon yang sangat rendah atau bahkan nol pada frekuensi tertentu yang diinginkan, sementara tetap memberikan respon yang tinggi pada frekuensi-frekuensi lainnya.
Band Stop Filter dapat diimplementasikan dalam berbagai konfigurasi, termasuk filter pasif dan filter aktif. Filter pasif menggunakan komponen pasif seperti resistor, kapasitor, dan induktor, sementara filter aktif menggunakan penguat operasional (op-amp) atau transistor untuk meningkatkan kemampuan filter. Konfigurasi umum dari BSF adalah menggunakan serangkaian komponen pasif atau aktif yang dirancang untuk memberikan respon yang diinginkan terhadap frekuensi yang ditolak.
2. Tujuan [kembali]
- Mengetahui apa itu Band Stop Filter
- Mengetahui apa fungsi dari Band Stop Filter
- Dapat memahami rangkain filter BSF
3. Alat dan Bahan [kembali]
Alat :
a. DC Voltmeter
![]() |
Voltmeter |
![]() |
Voltmeter pada Proteus |
DC Voltmeter adalah alat ukur yang berfungsi untuk mengetahui beda potensial tegangan DC antara dua titik pada suatu beban listriuk atau rangkaian elektronika. Cara penggunaannya disambung paralel dengan komponen yang akan diuji tegangannya.
b. Osiloskop
![]() |
Gambar Osiloskop pada Proteus |
Osiloskop adalahalat ukur elektronika yang fungsinya memproyeksikan bentuk sinyal listrik agar dapat dilihat dan dipelajari. Pada osiloskop dilengkapi dengan tabung sinar katode. Kemudian peranti pemancar elektron akan memproyeksikan sorotan elektron ke layar tabung sinar katode. Sorotan elektron tersebut membekas pada layar.
d. Signal Generator
Berfungsi sebagai sumber daya bagi sensor ataupun rangkaian. Spesifikasi : Input voltage: 5V-12V
Output voltage: 5V
Output Current: MAX 3A
Output power:15W
conversion efficiency: 96%
Output voltage: 5V
Output Current: MAX 3A
Output power:15W
conversion efficiency: 96%
Bahan :
Baterai (Battery) adalah sebuah sumber energi yang dapat merubah energi kimia yang disimpannya menjadi energi listrik yang dapat digunakan seperti perangkat elektronik.
![]() |
Tampilan baterai pada aplikasi Proteus |
![]() |
Tampilan baterai asli |
Resistor adalah komponen yang berufungsi untuk menghambat dan mengatur arus listrik di dalam sebuah rangkaian elektronika, satuannya adalah ohm.
c. Ground
Ground pada rangkaian elektronika adalah titik referensi umum atau tagangan potensial, sama dengan tegangan nol. Ground memastikan bahwa setiap komponen dalam rangkaian mendapatkan sinyal listrik yang sama sehingga menghindari terjadinya kesalahan dalam pengukuran dan pemrosesan data.
![]() |
Tampilan Ground pada aplikasi Proteus |
Nilai kapasitor (104J) : 10 * 10^4 pF = 10^5 pF = 100nF; toleransi 5% = ± 95nF sampai 105nF
Kapasitor adalah komponen elektronika pasif yang dapat menyimpan muatan listrik dalam waktu sementara.
Cara menghitung nilai kapasitor :
1. Masukan 2 angka pertama langsung untuk nilai kapasitor.
2. Angka ke-3 berfungsi sebagai perpangkatan (10^n) nilai kapasitor.
3. Satuan kapasitor dalam piko farad.
4. Huruf terakhir menyatakan nilai toleransi dari kapasitor.
Daftar nilai toleransi kapasitor :
B = 0.10pF
C = 0.25pF
D = 0.5pF
E = 0.5%
F = 1%
G = 2%
H = 3%
J = 5%
K = 10%
M = 20%
Z = + 80% dan -20%
Spesifikasi
Kapasitor adalah komponen elektronika pasif yang dapat menyimpan muatan listrik dalam waktu sementara.
Cara menghitung nilai kapasitor :
1. Masukan 2 angka pertama langsung untuk nilai kapasitor.
2. Angka ke-3 berfungsi sebagai perpangkatan (10^n) nilai kapasitor.
3. Satuan kapasitor dalam piko farad.
4. Huruf terakhir menyatakan nilai toleransi dari kapasitor.
Daftar nilai toleransi kapasitor :
B = 0.10pF
C = 0.25pF
D = 0.5pF
E = 0.5%
F = 1%
G = 2%
H = 3%
J = 5%
K = 10%
M = 20%
Z = + 80% dan -20%
e. OP-AMP IC LM741
Op-amp adalah satu dari salah satu dari bentuk IC Linear yang berfungsi sebagai Penguat Sinyal listrik. Sebuah Op-Amp terdiri dari beberapa Transistor, Dioda, Resistor dan Kapasitor yang terinterkoneksi dan terintegrasi sehingga memungkinkannya untuk menghasilkan Gain (penguatan) yang tinggi pada rentang frekuensi yang luas. Dalam bahasa Indonesia, Op-Amp atau Operational Amplifier sering disebut juga dengan Penguat Operasional.
Konfigurasi PIN LM741
Konfigurasi PIN LM741
4. Dasar Teori [kembali]
BSF Band
Stop Filter (BSF) adalah filter yang meredam sinyal dengan lebar pita
(bandwidth) tertentu yang dibatasi oleh frekuensi cut-off rendah
(𝑓𝐶𝐿) dan frekuensi cut-off tinggi (𝑓𝐶𝐻), dan melewatkan sinyal
yang berada di bawah frekuensi cut-off rendah dan di atas frekuensi
cut-off tinggi. Band Stop Filter sering disebut juga sebagai Band Notch
Filter atau Band Rejection Filter. Pada tanggapan frekuensi Band Stop
Filter, juga terdapat istilah bandwidth dan faktor kualitas. Dimana nila
bandwidth dinyatakan dalam persamaan (1) dan faktor kualitas dinyatakan
dalam persamaan (2).
Suatu Band Stop Filter dapat dikatakan baik jika memiliki bandwidth
yang sempit, dan nilai faktor kualitas yang tinggi. Karena semakin
sempit bandwidth menandakan Band Stop Filter semakin baik dalam
menyeleksi frekuensi yang akan diredam.
OP AMP - LM
Op-Amp
adalah salah satu dari bentuk IC Linear yang berfungsi sebagai Penguat
Sinyal listrik. Sebuah Op-Amp terdiri dari beberapa Transistor, Dioda,
Resistor dan Kapasitor yang terinterkoneksi dan terintegrasi sehingga
memungkinkannya untuk menghasilkan Gain (penguatan) yang tinggi pada
rentang frekuensi yang luas. Dalam bahasa Indonesia, Op-Amp atau
Operational Amplifier sering disebut juga dengan Penguat Operasional.
Karakteristik penguat ideal adalah:
- Gain
sangat besar (AOL >>). Penguatan open loop adalah sangat besar
karena feedback-nya tidak ada atau RF = tak terhingga, serta pada rentang frekuensi yang luas.
- Impedansi
input sangat besar (Zi >>). Impedansi input adalah sangat besar
sehingga arus input ke rangkaian dalam op-amp sangat kecil sehingga
tegangan input sepenuhnya dapat dikuatkan.
- Impedansi output sangat kecil (Zo <<).
Op-Amp
adalah salah satu dari bentuk IC Linear yang berfungsi sebagai Penguat
Sinyal listrik. Sebuah Op-Amp terdiri dari beberapa Transistor, Dioda,
Resistor dan Kapasitor yang terinterkoneksi dan terintegrasi sehingga
memungkinkannya untuk menghasilkan Gain (penguatan) yang tinggi pada
rentang frekuensi yang luas. Dalam bahasa Indonesia, Op-Amp atau
Operational Amplifier sering disebut juga dengan Penguat Operasional.
Karakteristik penguat ideal adalah:
- Gain sangat besar (AOL >>). Penguatan open loop adalah sangat besar karena feedback-nya tidak ada atau RF = tak terhingga, serta pada rentang frekuensi yang luas.
- Impedansi input sangat besar (Zi >>). Impedansi input adalah sangat besar sehingga arus input ke rangkaian dalam op-amp sangat kecil sehingga tegangan input sepenuhnya dapat dikuatkan.
- Impedansi output sangat kecil (Zo <<).
- Masukkan angka langsung dari kode warna gelang ke-1
- Masukkan angka langsung dari kode warna gelang ke-2
- Masukkan jumlah nol dari kode warna gelang ke-3 atau pangkatkan angka tersebut
- Merupakan toleransi dari nilai resistor tersebut
- Gelang ke-1 : Coklat = 1
- Gelang ke-2 : Hitam = 0
- Gelang ke-3 : Hijau = 5 nol dibelakang angka gelang ke-2; atau kalikan 105
- Gelang ke-4 : Perak = Toleransi 10%
5. Percobaan [kembali]
a. Prosedur Percobaan [kembali]
- Untuk membuat rangkaian ini, pertama, siapkan semua alat dan bahan yang bersangkutan, di ambil dari library proteus
- Letakkan semua alat dan bahan sesuai dengan posisi dimana alat dan bahan terletak.
- Tepatkan posisi letak nya dengan gambar rangkaian
- Selanjutnya, hubungkan semua alat dan bahan menjadi suatu rangkaian yang utuh
- Lalu mencoba menjalankan rangkaian , jika tidak terjadi error berarti rangkaian bekerja
b. Gambar Rangkaian dan Prinsip Kerja [kembali]
![]() |
Rangkaian BSF |
6. Download File [kembali]
- Download Rangkaian BSF [download]
- Download Vidio Simulasi Rangkaian BSF [download]
- Datasheet Op-Amp [download]
- Datasheet Resistor [download]
- Datasheet Power Supply [download]
- Datasheet Osiloskop [download]
- Datasheet Voltmeter [download]
Komentar
Posting Komentar