TUGAS PENDAHULUAN 2
MODUL 1 PERCOBAAN 2
Untuk menjalankan dan memvalidasi simulasi rangkaian pada platform seperti Wokwi, prosedur berikut harus dilakukan secara berurutan:
Persiapan Lingkungan Simulasi: Buka platform simulator sirkuit elektronik (misalnya Wokwi) dan buat proyek baru dengan memilih papan mikrokontroler STM32 (khususnya seri Nucleo C031C6 jika tersedia, atau seri STM32 yang kompatibel).
Perakitan Perangkat Keras (Wiring): * Hubungkan komponen Push Button ke pin PA0 dan sumber tegangan/GND melalui resistor (konfigurasi pull-down eksternal atau sesuai gambar).
Hubungkan Slide Switch (sebagai simulator sensor IR) ke pin PA1.
Hubungkan anoda LED Hijau ke pin PB0 dan anoda LED Merah ke pin PB1 (keduanya dihubungkan ke GND melalui resistor pembatas arus).
Hubungkan terminal positif Buzzer ke pin PB2 dan terminal negatifnya ke GND.
Kompilasi Kode Program: Salin seluruh kode C (berbasis STM32 HAL) yang telah disediakan ke dalam editor teks pada simulator.
Eksekusi Simulasi: Tekan tombol "Play" atau "Start Simulation" untuk mengkompilasi kode dan menjalankan mikrokontroler secara virtual.
Pengujian Interaktif: Aktifkan Push Button di pin PA0 untuk menyalakan sistem.
Ubah status Slide Switch di pin PA1 untuk menyimulasikan transisi antara kondisi "tidak mendeteksi objek" dan "mendeteksi objek", lalu amati respons keluaran pada LED dan Buzzer.
2. Hardware dan Diagram Blok [Kembali]
3. Rangkaian Simulasi dan Prinsip Kerja [Kembali]
Alur kerja sistem ini didasarkan pada siklus pemindaian input (input scanning) dan eksekusi logika kontrol pada unit pemroses pusat (MCU) STM32 Nucleo C031C6. Secara fundamental, sistem beroperasi dalam struktur algoritma sekuensial yang berada di dalam infinite loop while(1).
1. Tahap Inisialisasi dan Penentuan Status Awal
Pada saat catu daya diberikan, mikrokontroler mengeksekusi fungsi HAL_Init() dan SystemClock_Config() untuk menstabilkan frekuensi kerja internal. Selanjutnya, fungsi MX_GPIO_Init() menetapkan konfigurasi pin; di mana Port A (PA0 dan PA1) dikonfigurasi sebagai input dengan resistor pull-down internal, sementara Port B (PB0, PB1, dan PB2) ditetapkan sebagai output push-pull. Status awal sistem adalah idle, di mana semua pin keluaran diberikan logika RESET (0V) untuk memastikan seluruh aktuator dalam kondisi nonaktif.
2. Evaluasi Saklar Kendali Utama (Gating Logic) Sistem menerapkan hierarki kontrol di mana pin PA0 (BUTTON_REVERSE_Pin / Switch) bertindak sebagai saklar aktivasi utama. Mikrokontroler melakukan pembacaan digital pada pin ini:
Logika LOW (0): Jika saklar utama tidak aktif, sistem secara otomatis masuk ke mode standby, mematikan seluruh LED dan Buzzer melalui perintah
HAL_GPIO_WritePindengan parameterGPIO_PIN_RESET.Logika HIGH (1): Jika saklar utama aktif (switch on), sistem diberikan izin untuk melanjutkan ke tahap evaluasi sensor inframerah.
3. Pemrosesan Data Sensor dan Respons Aktuator Ketika saklar utama aktif, mikrokontroler beralih memantau pin PA1 (IR_SENSOR_Pin). Terdapat dua kondisi transisi yang diatur oleh logika percabangan if-else:
Kondisi Mendeteksi Benda: Apabila pin PA1 mendeteksi objek (berubah ke logika RESET/0V akibat sifat active-low), mikrokontroler akan memicu protokol indikasi. Sistem merespons dengan memberikan tegangan tinggi (SET) pada LED Hijau (PB0) sehingga menyala sebagai penanda bahwa benda telah terdeteksi.
Kondisi Tidak Mendeteksi Benda: Apabila pin PA1 menerima sinyal digital berlogika SET (VCC), mikrokontroler menginterpretasikan bahwa tidak ada objek yang menghalangi lintasan sensor. Respons sistem adalah mematikan LED Hijau (PB0) (dan aktuator lainnya) untuk kembali ke status aman.
4. Stabilisasi Siklus (Debouncing & Timing)
Pada akhir setiap siklus instruksi, sistem mengimplementasikan fungsi HAL_Delay(50). Penundaan waktu sebesar 50 milidetik ini sangat krusial dalam sistem kendali tertanam untuk menjaga stabilitas pembacaan sensor dari gangguan derau (noise) elektrik serta mencegah terjadinya flickering atau fluktuasi cepat pada aktuator akibat perubahan status logika yang sangat singkat di terminal input.
Listing Program :
Buatlah rangkaian seperti pada gambar percobaan 2 dengan kondisi ketika Infrared sensor mendeteksi benda dan switch on, maka LED menyala hijau
Download rangkaian STM32 Nucleo C031C6 klik disini
Datasheet STM32 NUCLEO-G474RE disini
Datasheet Infrared Sensor disini
Datasheet Buzzer disini
Datasheet RGB LED disini





Komentar
Posting Komentar