Tugas Pendahuluan 2
MODUL 1 PERCOBAAN 3
1. Kondisi[kembali]
Percobaan 3 Kondisi 8
Buatlah rangkaian seperti pada modul percobaan, Kemudian buatlah kondisi dengan inputan berupa saklar SPDT dengan output berupa Logic Probe . · Rangkaian Multiplexer : X0 = 1, X1 = 1, X2 = 1, X3=0, Y0 = 1, Y1 = 1, Y2 = 1, Y3 = 1 ,S0 = 1, S1 = 1
2. Gambar Rangkaian Simulasi [kembali]
3. Vidio Simulasi [kembali]
4. Prinsip Kerja Rangkaian [kembali]
Rangkaian pada gambar menggunakan IC CD4052 yang berfungsi sebagai dual multiplexer 4-to-1, artinya IC ini memiliki dua jalur output, yaitu X dan Y, yang masing-masing dapat memilih salah satu dari empat input (X0–X3 dan Y0–Y3). Pemilihan dilakukan secara bersamaan melalui dua sinyal selektor S0 dan S1, yang dalam rangkaian ini diatur menggunakan saklar SW9 dan SW10.
Setiap input (X0–X3 dan Y0–Y3) terhubung ke saklar SPDT (SW1–SW8) yang dapat memberikan logika 0 (ground) atau 1 (VCC). Output IC diukur menggunakan logic probe pada pin X dan Y untuk mengetahui kondisi logika keluarannya.
Pada kondisi yang ditunjukkan di rangkaian, S0 = 1 dan S1 = 1, sehingga IC 4052 akan memilih input X3 dan Y3. Dengan demikian, output X akan mengikuti logika dari input X3, dan output Y akan mengikuti logika dari input Y3.
Dikarenakan pada rangkaian X3 berlogika 0 dan Y3 berlogika 1, maka output X akan berlogika 0 dan output Y akan berlogika 1.
Dengan demikian, rangkaian ini menunjukkan prinsip kerja dual multiplexer 4-to-1, yaitu memilih salah satu dari empat input pada masing-masing jalur (X dan Y) berdasarkan kombinasi sinyal selektor yang sama (S0 dan S1).
5. Link Download [kembali]
- Download Rangkaian Simulasi [klik disini]
- Download Video Simulasi [klik disini]
- Download Datasheet IC 4052 [klik disini]
- Download Datasheet SW-SPDT [klik disini]
- Download Datasheet Logic Probe [klik disini]
Komentar
Posting Komentar